Cara Pemasangan Ring Piston (Yamaha)

Java Motorland - Hello Bikers, saat kita melakukan overhaul sepeda motor, terutama top overhaul seperti penggantian piston, ring piston dan melakukan over size liner silinder kita perlu memperhatikan cara pemasangan beberapa komponen tersebut salah satunya adalah cara pemasangan ring piston agar sepeda motor tidak ngebul akibat oli pelumas mesin masuk ke ruang bakar.

Pada kesempatan kali ini kita akan coba membahas tentang cara pemasangan ring piston dengan mengambil referensi dari pabrikan sepeda motor Yamaha.
Penampang potongan ring piston bagian atas (Ring kompresi 1)

Untuk pemasangan ring kompresi 1 (ring paling atas), kita perlu memperhatikan posisi pasang ring piston, dimana terdapat logo huruf "T" yang harus berada pada sisi bagian atas, sedangkan bentuk sisi luar ring kompresi 1 sendiri cenderung lebih membulat dan berwarna emas atau warna tembaga.
Penampang potongan ring piston bagian tengah (Ring kompresi 2)

Untuk pemasangan ring kompresi 2 (ring ke 2 bagian tengah), yang perlu diperhatikan adalah posisi pasang ring piston, dimana terdapat logo huruf "T" yang harus berada pada sisi bagian atas, sedangkan bentuk sisi luar ring kompresi 2 sendiri berbentuk tapper tajam dan berwarna hitam gelap.
Penampang potongan ring oli (Expander ring & rail ring)

Untuk pemasangan ring oli ada tiga bagian, ring pipih atas atau rail ring oli atas dipasang pada bagian atas, ring spiral atau expander ring oli dipasang diposisi tengah dan ring pipih bawah atau rail ring oli bawah dipasang pada bagian bawah sehinggan kedua ring pipih tersebut menghimpit ring spiral atau expander ring oli.
Selain posisi ring piston, terdapat hal penting lainnya yang harus diperhatikan saat pemasangan ring piston, yaitu posisi ujung pertemuan ring piston. pemasangan harus sesuai dan celah kedua ujung ring piston tidak boleh saling berhadapan dengan celah ring piston yang lain untuk menghindari oli dari crankcase masuk keruang bakar atau sebaliknya gas sisa pembakaran masuk kedalam ruang crank case. Berikut adalah diagram pemasangan ring piston dengan memperhatikan ujung pertemuan ring piston:
a. Ring pertama/Top ring
b. Expander ring oli
c. Rail ring oli atas
d. Rail ring oli bawah
e. Ring kedua/2nd ring
A. Sisi lubang buang

Dengan menggunakan pemasangan ring piston seperti diatas maka tidak akan terjadi kebocoran kompresi, oli pelumas mesin dari crankcase tidak masuk kedalam ruang bakar dan gas sisa pembakaran tidak masuk kedalam ruang crankcase sehingga tidak terjadi ngebul pada sepeda motor. Cara ini sudah saya terapkan di Yamaha Mio saya dan hasilnya memuaskan, semoga bermanfaat dan salam satu aspal.