header ads

Cara Kerja Mesin Bensin 2 Tak (2 Stroke Engine)

Java Motorland - Hello Bikers, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara kerja mesin bensin 2 tak atau orang lebih mengenal dengan sebutan mesin 2 langkah (2 stroke engine). Sebelum terdapat peraturan emisi gas buang kendaraan yang ketat seperti sekarang, dulu mesin 2 tak sangat populer, dikarenakan tenaga yang besar dengan kapasitas mesin yang lebih kecil jika dibandingkan dengan mesin 4 tak. Pada mesin 2 tak, untuk melakukan satu siklus kerja hanya membutuhkan 360 derajat putaran atau hanya satu putaran, ini salah satunya yang membuat tenaga mesin 2 tak lebih besar jika dibandingkan dengan mesin 4 tak.


Dari gambar diatas kita bisa mengetahui cara kerja mesin 2 tak:

Langkah kompresi sekaligus langkah isap (Upstroke)
Saat piston menuju Titik Mati Atas (TMA) untuk melakukan langkah kompresi campuran bahan bakar dan udara, pada saat bersamaan ruang crankcase tempat poros engkol (crankshaft) akan mengalami kevakuman sehingga campuran bahan bakar dan udara akan terhisap melalui lubang isap (Intake manifold) menuju ruang crankcase.

Langkah kerja sekaligus langkah buang (Downstroke)
Pada akhir langkah kompresi sebelum beberapa derajat (5-15 derajat) piston mencapai Titik Mati Atas (TMA) busi (spark plug) akan menyala untuk membakar campuran bahan bakar dan udara. pembakaran terbesar akan terjadi pada saat piston sudah melewati Titik Mati Atas (TMA) dan selanjutnya piston akan terdorong menuju Titik Mati Bawah (TMB) untuk menghasilkan tenaga yang kemudian akan disalurkan melalui poros engkol (crankshaft) menuju kopling, transmisi gear box.sampai ke roda dengan menggunakan rantai. Pada saat piston menuju Titik Mati Bawah (TMB) untuk melakukan langkah kerja, pada saat yang bersamaan campuran bahan bakar dan udara yang terbakar akan keluar melalui lubang buang (Exhaust manifold) menuju knalpot.

Kedua siklus tersebut akan terjadi secara berulang. Demikian cara kerja mesin bensin 2 tak, semoga dapat menambah pengetahuan Bikers tentang dunia otomotif, salam satu aspal.

Post a Comment

0 Comments

header ads